Rabu, 10 Juli 2013

Ada Apa Dibalik Puasa???

Ada Apa Dibalik Puasa???

Ketika Anda berpuasa, anda tidak mengkonsumsi makanan selama kurang lebih 12 jam. Secara tidak sengaja, dalam sebuah penelitian yang dilakukan terhadap pengukuran kadar asam urat tikus dinyatakan bahwa : proses pengambilan darah hari ke-18 (setelah uji perlakuan) tikus yang terlebih dahulu dipuasakan 18 jam mengalami penurunan kadar asam urat. Volume makanan saat anda berpuasa berkurang dari biasanya. Pengosongan lambung ini membuat proses pemecahan ATP berkurang sehingga proses pembentukan Hipoxantin menjadi asam urat dapat menurun.


Merokok adalah penyebab utama dari segala macam penyakit. Dengan berpuasa, aktivitas merokok Anda akan terbatas. Karbon monoksida dan kandungan nikotin dalam tubuh akan hilang secara perlahan. Jika selama Bulan ramadhan ini anda meniatkan untuk berhenti merokok, itu adalah keputusan terbaik. Karena Kandungan berbahaya tersebut akan hilang sama sekali dalam waktu 2-3 hari setelah berhenti merokok. Pada saat itu akan timbul perasaan tak tenang serta emosi yang tidak stabil. Rasa lapar, serta keletihan yang berlebihan bahkan kesulitan tidur pun terasa. Gejala tersebut menandakan bahwa tubuh sedang membersihkan sisa-sisa nikotin yang ada. Dalam 2-3 minggu sejak berhenti merokok sirkulasi tubuh akan mulai memperbaiki kerusakan pada paru-paru. Dalam jangka waktu 1-9 bulan, batuk-batuk dan nafas pendek akan menghilang. Paru-paru mulai bersih dan fungsinya kembali normal. Perasaan tak tenang serta emosi yang tidak stabil, rasa lapar, serta keletihan yang berlebihan bahkan kesulitan tidur pun terasa hal ini dapat disiasati dengan dzikir dan shalat malam.


Senin, 08 Juli 2013

Kecantikan dan Kesehatan adalah Kebutuhan

Apa bedanya Obat dengan Kosmetik??
Obat adalah bahan/paduan bahan-bahan untuk digunakan dalam menetapkan diagnosis, mencegah, mengurangi, menghilangkan, menyembuhkan penyakit, luka atau kelainan badaniah atau rohaniah pada manusia/hewan, memperelok badan atau bagian badan manusia.
Mudahnya : Obat merupakan zat berkhasiat yang digunakan untuk mengurangi atau menghilangkan gejala atau gejala penyakit baik pada manusia maupun hewan.
Kosmetik adalah sediaan atau paduan bahan yang untuk digunakan pada bagian luar badan (kulit, rambut, kuku, bibir dan organ kelamin bagian luar), gigi  dan rongga mulut untuk membersihkan, menambah daya tarik, mengubah penampakan, melindungi supaya tetap dalam keadaan baik, memperbaiki bau badan tetapi tidak dimaksudkan untuk mengobati atau menyembuhkan suatu penyakit.
Singkatnya kosmetik merupakan sediaan yang digunakan untuk bagian luar tubuh, tidak dimaksudkan untuk mengobati atau menyembuhkan penyakit.

Kenapa kosmetik bikin ketergantungan?
Saya teringat dengan pernyataan pembicara seminar di kampus. Menurut Martha Tillar, “Kecantikan dan Kesehatan adalah Kebutuhan”.  Jadi untuk menjadi cantik dan sehat memang menjadi suatu kebutuhan. Setiap orang membutuhkan hidup yang sehat dengan cara menjaga kesehatannya (berolahraga, mengobati penyakitnya, dll). Setiap orang juga mendambakan kecantikan sehingga ia mencari cara untuk merawat tubuh, menjaga penampilan (mandi, spa, berhias, dll).
Lantas apakah kosmetik yang digunakan untuk menjaga penampilan menimbulkan ketergantungan?? Hal ini tergantung dari sudut pandang Anda menyikapinya. Jika dengan memakai kosmetik membuat Anda merasa lebih percaya diri, lebih menambah daya tarik. Hal ini dianggap wajar, karena memang fungsi kosmetik sebagai penunjang penampilan.
Berbeda halnya, ketika Anda tidak lagi memakai kosmetik timbul berbagai reaksi yang tidak diinginkan atau tidak seperti biasanya atau dianggap sebagai ketergantungan. Berarti ada yang bermasalah dengan kosmetik Anda. Entah Anda yang mengalami reaksi alergi atau bahan dalam kosmetik yang tidak aman. Kosmetik yang baik, adalah kosmetik yang mengandung bahan-bahan yang aman untuk kulit, tidak menimbulkan iritasi/reaksi hipersensitifitas (alergi).

Secara psikologi, memakai kosmetik, sama halnya seperti Anda makan, ketika anda tidak makan (kegiatan yang dilakukan setiap hari) anda akan merasakan lapar, sakit maag anda kumat, pusing, dan berujung sakit. Begitu pula ketika anda tidak memakai kosmetik, anda akan merasakan tidak percaya diri, timbul jerawat, kulit anda kembali seperti dulu sewaktu tidak memakai kosmetik, atau hal lainnya. Perlu sikap yang bijak untuk menghadapi keadaan ini.