Kamis, 25 April 2013

Hentikan, Habiskan, atau Teruskan???



Hilangnya gejala sakit ataupun sembuh dari sakit memang membuat hati senang dan hidup kembali normal.  Tapi ada yang perlu diketahui,  apakah obat yang kita minum masih tersisa??

Hal yang harus diperhatikan pada obat yang tersisa diantaranya adalah:
1. Apabila gejala hilang setelah meminum obat tertentu, misalnya : Antinyeri, Antialergi, Obat Batuk dan Pilek. Maka pemakaian obat-obat ini harus dihentikan. Karena mengkonsumsi obat dengan gejala yang sudah hilang akan membuat tubuh bekerja ekstra. Obat yang masuk akan keluar tanpa memberikan manfaat untuk tubuh.
2. Apabila gejala mungkin dirasa sudah hilang, karena sudah merasa lebih baik. Namun obat masih tersisa, misalnya : Antibiotik (obat yang berasal dari mikroorganisme untuk membunuh microorganisme penyebab penyakit dalam tubuh).  Maka pemakaian obat ini harus dihabiskan seluruhnya. Karena bila pemakaian obat dihentikan dan tidak dihabiskan, obat golongan ini akan menyebabkan kekebalan terhadap kuman. Resistensi ini akan membuat pengulangan antibiotik yang sama membutuhkan dosis yang lebih besar daripada sebelumnya.
3. Apabila gejala sudah hilang, namun harus masih meminum obat. Misalnya : Pasien Diabetes Melitus atau Hipertensi. Kelompok pasien dengan penyakit degenerative (penyakit karena penurunan fungsi organ tubuh) harus meminum obatnya terus menerus  atau tidak boleh dihentikan tanpa petunjuk dan saran dokter. Karena apabila pasien berhenti minum obat dikhawatirkan pasien akan mengalami keadaan yang membahayakan.

Lantas, bagaimana dengan Anda??
Coba lihat kembali obat yang masih tersisa dirumah.. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar